Pages

Jumat, 11 Oktober 2013

Senangnya Futsal Setelah Merdeka dari Ospek

Mahasiswa – Tiga hari yang melelahkan sudah terlewati. Selama ospek badan benar-benar terasa lelah. Bukan cuma badan, otak pun lelah. Selama tiga hari badan dijemur dibawah teriknya matahari, dan malamnya masih mengerjakan tugas yang diberikan oleh para pembina atau panitia ospek –senior-.

Rabu malam menjadi hari yang merdeka. Karena sudah terbebas dari tugas-tugas yang membuat tidak bisa tidur lama-lama dan juga sudah bebas dari jemuran matahari. Beristirahat sehari semalam nampaknya sudah cukup untuk mengembalikan stamina yang terkuras selama ospek
 
Hari jumatnya (27/9) semua mahasiswa yang dua hari lalu sudah diresmikan menjadi mahasiswa STAN diwajibkan mengikuti senam pagi bareng para pegawai. Dengan dipimpin oleh dua instruktur wanita paruh baya, semua peserta senam bergerak mengikuti iringan irama. Sehabis senam para mahasiswa berebut gorengan dan air mineral gelas yang memang disediakan untuk peserta senam.

Selanjutnya para mahasiswa sepakat untuk futsal bareng satu angkatan di “Green Futsal”. Yang mempunyai kendaraan langsung pergi ke lapangan dengan kendaraannya, sementara yang tidak punya kendaraan harus rela berjalan kaki untuk menuju ke lapangan futsal yang jaraknya sekita 500 meter.

“Udah nggak usah. Korsa. Biar aku bareng sama mereka aja.” Kata si Boy ketika ditawarin untuk bareng bersama teman yang membawa motor. Nampaknya jiwa korsa ini benar-benar sudah melekat di jiwa para mahasiswa setelah ospek kemarin. (Tapi kenapa pas ditanya siapa yang mau nemenin DO teman yang dikerjai gara-gara ulang tahun kok nggak ada yang mau nunjukkin korsanya ya, hhehheee)

Kepala botak, dengan rambut yang mungkin kalau diukur belum ada sesenti membuat terlihat bola bermain bola. Para mahasiswa main futsal masih menggunakan baju seragam ospek. Walaupun ada juga yang lepas dan ganti dengan kaos yang mereka bawa.

Peraturannya adalah yang mengegolkan dua gola kegawang lawan duluan itulah yang menang. Terbagi menjadi banyak tim karena memang yang berantusias untuk mengikuti futsal ini sangat banyak. Bukan masalah menang atau kalah, tapi kesenangan tersendiri yang didapatkan saat bermain. Walaupun cuma bermain sebentar –mungkin kurang dari lima menit- sudah cukup membuat para mahasiswa puas. Sekali lagi karena mereka sudah merdeka dari yang namanya ospek. (AA/)

0 komentar:

Poskan Komentar